Bagi banyak orang, secangkir kopi adalah ritual harian yang tak tergantikan. Namun, di balik kenikmatan itu ada pertanyaan kesehatan yang sering muncul: apakah kopi bisa menaikkan kolesterol? Jawabannya: tergantung cara seduhnya. Kabar baiknya, memakai paper filter pada metode drip atau pour-over terbukti bisa memangkas senyawa pemicu kenaikan kolesterol—tanpa perlu mengorbankan rasa dan aroma kopi favoritmu.
Apa Itu Cafestol dan
Kahweol?
- Keduanya adalah senyawa diterpena yang ada
pada minyak kopi.
- Senyawa ini dapat meningkatkan kadar LDL
(kolesterol “jahat”) bila terkonsumsi dalam jumlah cukup, terutama dari
kopi yang tidak memakai kertas filter.
- Metode seduh seperti French press, kopi
tubruk/rebus, atau Turkish cenderung membiarkan fraksi minyak ini tetap
masuk ke cangkir.
Bagaimana Paper Filter
Bekerja?
- Paper filter bertindak sebagai “penjaring”
fraksi minyak kopi, sehingga sebagian besar cafestol dan kahweol tertahan
di kertas.
- Hasilnya, kopi yang kamu minum jadi nyaris
bebas dari senyawa peningkat kolesterol tersebut.
- Perbedaan antar merek/jenis kertas ada,
tetapi secara umum filter kertas selalu jauh lebih efektif menahan
diterpena daripada filter logam/jaring atau tanpa filter.
